Loading...
Selasa, 22 Mei 2012

Strategi Belajar Matematika Tips Metode Dasar Menguasai Rumus Matematika Dengan Cepat


Bagi sebagaian siswa atau murid pelajaran matematika mungkin sesuatu yang sangat tidak di sukai karena sangat sulit. Ilmu matematika adalah ilmu pasti di mana ada selisih angka sedikit saja pada jawaban akan di anggap salah.

Tapi benarkah pelajaran matematika itu sulit? Mungkin kebanyakan orang tidak hanya anak-anak tapi juga orang dewasa kalau dengar pelajaran Matematika sudah ogah dan pusing. Kalau awalnya saja sudah merasa tidak tertarik maka kemungkinan selanjutnya juga jadi malas. Adakah satu metode belajar matematika jadi menyenangkan? bagaimana cara menguasai rumus cepat matematika. Mungkin bisa baca  Belajar Efektif Tips Cara Belajar Yang Efektif Dan Efisien  dan   Tips Cara Belajar Yang Baik Benar Agar Pandai Dan Pintar  dari blog artikel online terbaru ini.

Alangkah bahagianya kedua orang tua memilikit anak yang ahli dan pintar dalam setiap pelajaran. Secara umum bagi anak-anak Indonesia biasanya tidak menyukai pelajaran-pelajaran ilmu pasti karena dianggapnya sangat sulit, contohnya adalah pelajaran matematika. Untuk meningkatkan prestasi di bidang ini biasanya, orang tua akan mengkursuskan anaknya atau les kepada orang yang ahli di bidang ini, tapi ini hanya untuk orang tua yang mampu secara materi.

Padahal orang tua sebenarnya juga bisa memaksimalkan kemampuan pendidikan  matematika anak-anak. Bagaimana caranya? Berikut ini ada daftar tips cara belajar bagi Anda yang dirangkai dari berbagai sumber :

1. Pastikan Anak anda mengetahui konsep matematika yang ia pelajari.
Jika anak Anda tidak mengetahui dasar dari matematika, maka anak Anda hanya akan mempelajari matematika dengan hafalan. Padahal, matematika yang dihafal itu tidaklah ada artinya. Anda dapat memberitahukan dasar-dasar matematika pada mereka, sehingga mereka akan mudah memahami soal-soal yang sulit apabila mereka mengetahui dasarnya.

2. Bantulah mereka dengan menyertakan fakta-fakta.
Penguasaan fakta dasar berarti bahwa anak dapat menjawab pertanyaan kurang dari tiga detik. Rumus praktis dapat Anda anjurkan pada anak Anda agar memperoleh respon yang cepat. Apabila anak Anda belum juga bisa memahami berilah contoh yang nyata. Misalnya, menghitung perkalian dengan memisalkan keramik yang ada pada lantai Anda.

3. Ajarkan pada anak Anda menulis angka-angka dengan teliti.
Duapuluh lima persen kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal matematika ditemukan oleh pengajar adalah kesalahan yang dikarenakan ketidaktelitian sang anak dalam menulis angka-angka. Perbaiki ketelitian anak Anda dalam menulis dan mengolah angka-angka dengan cara meneliti ulang apa latihan yang dia kerjakan.

4. Sediakan kebutuhan, yang digunakan anak Anda untuk belajar matematika, dengan cepat.
Matematika adalah sebuah subjek yang semuanya dibangun dari apa yang sebelumnya telah dipelajari. Seabagai contoh, kegagalan dalam mengetahui dasar masalah perhitungan persen biasanya disebabkan oleh sang anak tidak menguasai masalah desimal.

5. Tunjukkan bagaimana cara menyelesaikan masalah pekerjaan rumahnya
Mengerjakan tugas matematika mempertajam ilmu yang didapat dari sekolah untuk dipelajari di rumah. Ajarkan pada mereka untuk memulai mengerjakan tugas tersebut, dengan membuka buku atau mengulang pelajaran dan contoh-contoh yang telah diberikan oleh guru mereka lewat pelajaran sebelumnya disekolah. Jika kurang jelas, jelaskan padanya sampai ia bisa mengerti.

6. Dorong mereka untuk mengerjakan soal lain.
Jika guru hanya memberikan soal-soal tertentu saja, berilah pada anak Anda contoh soal yang lain. Ingat, semakin anak Anda banyak berlatih makin semakin cepat mereka membentuk kemampuan dan kepercayaan diri mereka.

7. Jelaskan bagaimana cara menyelesaikan masalah soal cerita.
Matematika mempunyai ekspresi, untuk belajar memecahkan masalah, Anda harus memecahkan masalah. Ajarkan pada anak Anda membaca soal cerita berkali-kali. Juga, suruhlah dia untuk menggambarkannya dalam bentuk soal matematika atau diagram.

8. Bantulah anak Anda mempelajari tata bahasa matematika.
Mereka tidak akan dapat matematika secara nyata, tidak pula mempelajari konsep yang lebih menantang tanpa mengetahui tata bahasanya. Periksalah bahwa anak Anda dapat menemukan dan mengikuti masalah yang baru atau bab baru. Jika tidak, ajarkan padanya untuk menggunakan model atau contoh dan masalah yang sederhana terlebih dahulu.

9. Ajarkan pada mereka untuk mengerjakan metematika ?di luar kepala”
Anak-anak kecil harus banyak menyelesaikan masalah perhitungan dengan menggunakan pensil dan kertas. Ketika membantu anak Anda menyelesaikan sebuah soal, bantulah mereka dengan mendiktekannya tanpa harus menuliskannya, sehingga anak akan berlatih menulis matematika sesuai apa yang dibayangkan.

10. Jadikanlah matematika bagian dalam hidup anak Anda.
Matematika akan lebih berarti ketika anak Anda melihat bagaimana pentingnya matematika dalam kehidupan ini, dan dapat dilihat dimana-mana. Dorong mereka menggunakan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh, tanyakan pada mereka jarak suatu tumbuhan baru ke suatu titik tertentu. (Tempo Online)
Posting Lebih Baru
Previous
This is the last post.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
TOP